Belajar dari Kalimat Istirja

oleh : Em Amir Nihat

Biasanya ketika ada orang Islam yang meninggal dunia  disyiarkan kalimat tarji atau istirja yaitu Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali ). Itu supaya menjadi penegas dan penguat bahwa hakikat kehidupan adalah kita ini milik Allah dan juga akan kembali padaNya serta sebagai tanda  bahwa pulang yang terbaik adalah pulang dengan membawa keridhoan Allah ( berbekal ketaqwaan dan keimanan ).

Kalimat istirja juga menyadarkan kita bahwa dunia adalah tempat menanam kebaikan dan menanam ibadah kepada Allah, yang hasilnya akan dipanen di Akhirat sebagai sebuah perjumpaan hamba dengan Tuhannya karena nikmat terbesar saat di Surga adalah nikmat melihat Allah dan juga bertemu dengan Rosululloh SAW sosok panutan, makhluk terbaik dan manusia terbaik yang sepanjang hidup kita takdzimi, ikuti dan cintai. Ini mengisyaratkan agar menyikapi kematian  bukan dengan bersedih secara berlebihan sebab bagi orang soleh justru kematian adalah gerbang awal kebahagiaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s