Jangan Ingat Dosa Terus Menerus!

oleh : Em Amir Nihat

Salah satu godaan setan  adalah membuat manusia selalu ingat dosanya terus menerus sehingga manusia putus asa dan terus terjebak didosanya. Karena merasa  penuh dosa, ia lantas putus asa. Karena merasa ia jarang beribadah, lantas saat beribadah setan membisikinya dengan bisikan keputusasaan. Takut ibadahnya tidak diterima, bacaannya belum baik atau takut omongan orang lain kepadanya.

Kondisi itu jika kita cermati ulang tidaklah benar adanya. Artinya bisikan setan aslinya tidak benar. Misalnya merasa penuh dosa, padahal dalam sehari kita tidak berdosa terus pasti ada amal baiknya. Menolong orang, tersenyum ramah pada orang lain, berkata – kata baik, kerja, dll itu ibadah sehingga klaim setan bahwa kita penuh dosa tidak tepat. Jadi jangan hanya ingat dosa tapi ingat juga rahmat Allah yang luas. Ingat juga bahwa Ampunan Allah lebih besar dari dosa-dosa kita.

Jika takut ibadahnya tidak diterima, bacaannya belum baik dan takut omongan orang lain pada kita maka buanglah semua bisikan putus asa itu. Yang utama dalam beribadah adalah KITA BERSYUKUR DITAKDIRKAN ALLAH BISA BERIBADAH. Rasa syukur menunjukan bahwa kita ini memang hambaAllah, sedangkan ketakutan tidak diterima adalah was-was dari setan padahal yang tahu diterima atau tidaknya itu Allah. Artinya saat beribadah harusnya yang utama kesadaran bersyukur.  Kita bersyukur saat itu ditakdirkan sedang beribadah. Kita saat itu tidak ditakdirkan ghibah, mencuri, atau berzina sehingga dalam beribadah pun hati kita menerima. Lagi-lagi kita harus ingat rahmat Allah yang luas. Ingat pula bahwa Ampunan Allah lebih besar daripada dosa-dosa kita.




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s