Bulan: Januari 2019

Dia Datang dengan Kaki Terpotong

oleh : Em Amir Nihat Pada malam bising ditengah arus laju mobil yang salip menyalip dan keramaian ibukota yang megah dengan gemerlap lampu yang menyala indah , sesekali teriakan pesakitan menjalar ke sekujur tubuh pada lelaki sang pewaris tahta perusahaan batubara. Ia boleh saja menikmati dunia. Kadang ia bercinta dengan wanita yang baru ia kenal, … Lanjutkan membaca Dia Datang dengan Kaki Terpotong

Iklan

Pijatan Mistis ala Ngegame

oleh : Em Amir Nihat Anak-anak kini bermain sepi dan sendiri meskipun alam fikirannya bertemu satu sama lain. Kehidupan modern yang telah melahirkan game online membuat permainan tradisional harus menyingkir dari pilihan. Bahkan dalam sepuluh tahun ke depan, bisa jadi sudah punah. Generasi 90an mengalami kreatifitas dalam keterbatasan. Generasi yang bermain dengan alam. Kadang-kadang bermain … Lanjutkan membaca Pijatan Mistis ala Ngegame

Meruwat Barat, Merawat Semangat

oleh : Em Amir Nihat Barat diruwat adalah konsep dimana kita harus benar-benar memilih dan memilah apa yang datang dari Barat, entah itu ilmu, teknologi ataupun sains sebab yang ditakutkan adalah menyangka bahwa dengan bergaya ala barat kita lebih bergaya kekinian padahal bisa saja muncul blind imitation yaitu meniru tanpa alasan yang jelas. Misalnya gandrung … Lanjutkan membaca Meruwat Barat, Merawat Semangat

Dari Lelaki Tua ke Pemuda Pemijat Kaca

oleh : Em Amir Nihat Pagi itu dipelantaran bangku rebahan seorang lelaki dengan jaket lusuh di pundaknya. Kepalanya tertutupi kain sarung habis begadang semalam. Bangku reot itu selalu berbunyi tatkala tubuh lelaki ini menggerakan tubuhnya ke kanan lalu ke kiri. Dia bukan orang kanan. Dia juga bukan orang kiri. Kadang ia jadi kanan atau kiri … Lanjutkan membaca Dari Lelaki Tua ke Pemuda Pemijat Kaca

Sengkuni Menggugat !

oleh : Em Amir Nihat Lakon teater berjudul “Sengkuni 2019” karya budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dipentaskan. Berisi kritik-kritik terhadap penguasa, generasi milenial sekaligus mempertanyakan karakter Sengkuni dalam diri setiap manusia. Pementasan yang disutradarai Jujuk Prabowo ini dibawakan Teater Perdikan nyaris selama tiga jam di Taman Budaya Yogyakarta, Minggu (13/1) malam. Rencananya juga … Lanjutkan membaca Sengkuni Menggugat !