Bulan: Desember 2018

Kata Siapa Malas itu Tidak Berguna

oleh : Em Amir Nihat Kata siapa sakit itu tidak berguna. Kata siapa gagal itu tidak berguna. Kata siapa bodoh itu tidak berguna. Kata siapa malas itu tidak berguna. Jawabnya bisa jadi karena kita masih terpenjara fikiran kita sendiri. Percaya atau tidak bahwa masalah terasa berat justru karena kita menyangka hal itu berat. Kuncinya ada … Lanjutkan membaca Kata Siapa Malas itu Tidak Berguna

Iklan

Surat ke-2 : Seribu Puisi Kalah dengan Satu Pernyataan

oleh : Em Amir Nihat Jika batas adalah akal maka hilangkanlah akalmu dan gunakanlah hati nuranimu. Mengapa masalah begitu berat? Sebab akal menyetujui hal itu berat. Bagaimana kalau kita panggil saja hati nurani untuk menampung masalah yang terlanjur berkelit ini. Awas saja ya, jika hati masih kalah dengan otak. Otak masih kalah dengan otot. Otot … Lanjutkan membaca Surat ke-2 : Seribu Puisi Kalah dengan Satu Pernyataan

RKB 28 : Penyesalan Taruh di Awal

oleh : Em Amir Nihat Malam hari di Kampung Secadepa kini terang benderang. Lampu kerlap kerlip dimana-mana. Nikmat lampu dirasakan namun jarang yang mau difikirkan. Dan mati lampu adalah kondisi dimana nikmat lampu begitu diinginkan. "Jarak ke masjid tidak terletak pada jumlah meter tetapi jumlah rasa cinta pada masjid, kuncinya adalah apakah masjid ada di … Lanjutkan membaca RKB 28 : Penyesalan Taruh di Awal

Apakah Aku Ini Benar-Benar Manusia ?

oleh : Em Amir Nihat Manusia mengendalikan alat atau alatkah yang sebenarnya mengendalikan manusia? Cobalah bertanya pada motor, handphone, atm, laptop, dan lain sebagainya Manusia mencari kerja atau kerjaanlah yang sebenarnya mengerjai manusia? Cobalah bertanya pada jam tangan apakah bisa memilah kewajiban dan kebajikan Manusia memiliki pengetahuan atau pengetahuanlah yang sebenarnya memiliki manusia? Cobalah bertanya … Lanjutkan membaca Apakah Aku Ini Benar-Benar Manusia ?