Dihujam Angan Iblis

oleh : Em Amir Nihat

Manusia bisa saja berencana, Tuhan pula yang berkehendak
Pulang kampung bagai mimpi di pagi hari
Lalu terbangun terengah-engah penuh keringat di pipi

Badan harus pergi, sedangkan jiwa berputar-putar
Angan senja pecah seketika
Dawai kehidupan tak selalu merdu
Tiap detik aku harus menikam hatiku lebih dalam
Apa yang diinginkan malah pergi
Apa yang takdinyana malah sibuk menghampiri
Katanya sih Tuhan tahu mana yang terbaik

Namun apakah aku masih boleh meneleponNya?
Bermesraan denganNya ?
Lelap dipangkuanNya ?

Sementara kontakku penuh sesak dengan kepentingan dunia
Aku terasingkan bagai robot
Aku kehilangan namaku dan asaku
Bangsat! Aku dihujam angan iblis

Satu tanggapan untuk “Dihujam Angan Iblis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s