Kegelisahan Hati

oleh : Em Amir Nihat

Anak-anak itu memainkan mainan buatan anak-anak
Menginjak tumpukan uang melihat cakrawala

Ada yang bisa memanen tetapi tidak bisa memakan
Ada yang memakai lima payung yang lain berkabung
Ada yang berharap kematian sambil berebut warisan
Ada yang sibuk membully sambil memamerkan kesepian
Ada yang menyulap bedil prajurit menjadi kekayaan perang

Kelak hadiah lomba adalah oksigen sebab metropolutan makin meradang
Mencoba mengais koin pada jurang gantungan

Langit semakin gelap gulita banyak asap disana
Kita menggambar matahari dengan pensil warna putih sisa memanjat kemarin

Hahaha.. Buku tidak laku diperjalanan
Sebab handphone terlalu asyik untuk kita setubuhi

Hahaha.. Tak perlu kita menolong Orang sebab kita bisa berselfi ria disana

Hihihi.. Kita tidak bisa mendengar suara burung sebab kita bunuh habitatnya

Hihihi.. Anak itu mengemis air lalu kita memboroskan air

Hihihi.. Lautku tak biru lagi, Lautku Kusam sisih sampah

Hihihi.. Jutaan uang tak bisa membikin bahagia jika yang kau kejar hanya uang semata

Ada luasnya hati pada uang yang kita sedekahi

Hahaha… Anak itu memainkan ayunan pada kaki orangtua yang berlawanan arah

Hahaha… Anak itu bermain ayunan pada tangan kanan jerih payah orangtua

Hahaha.. Kita mengantri kematian

Hihihi.. Kita menunggu atau memersiapkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s