Realita Kekinian

oleh : Em Amir Nihat

Bumi merindukan bentuknya yang dulu

Disekolahkan yang tinggi tetapi orangtua dibawa ke panti

Teman maya tetapi tak ada satupun yang nyata

Berita sampah berserakan dimana-mana

Ketika kebaikan harus dijejaringsosialkan, Pantaskah ?

Ketika tidur menggunakan kasur ponsel kekinian, waraskah ?

Anak masa depan hanya bisa membayangkan pepohonan

Anak masa depan hanya bisa berebut udara bersih

Orang tuamu berdarah darah tanpa kamu sadari

Ibumu berani hidup tanpa oksigen hanya demi nafas panjangmu

Ayahmu mau memikul beban berat melebihi tubuhnya

Udara bersih kelak lebih mahal akibat polusi tiada henti

Tali kekang pada hewan peliharaan dengan tali pengisi ponsel penghubung tangan kita, Sama saja

Ada manusia yang tersayat hanya demi mengharap senyumanmu, Perhatikanlah…

Ketika Perjuangan berat hanya akan dikenang dengan keberuntungan

Ketika tentara berperang hanya untuk kebahagiaan sebagian

Ketika bumi dikeruk kian tak berperi

Ketika pejabat menggebosi kita dengan janji imaji

Ketika malaikat maut mengincar dibalik kebut-kebut

Ketika para penguasa mencuci otak kita dengan media layaknya boneka

Apakah kita layak disebut manusia ?

Jangan-jangan kita robot, setan atau iblis laknatulloh !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s