Bulan: Juni 2018

Teknologi Maju, Teknologi Mundur

oleh : Em Amir Nihat Rumus teknologi = butuh + ingin. Jika keduanya lengkap maka takaran kebijakan akan bisa dilakukan. Namun jika salah satunya tidak ada maka teknologi itu hanya benda yang justru membebani tanpa pernah sekalipun memberikan manfaat. Paling banter hanya dijadikan ajang pamer dan gengsi yang justru semakin menambah betapa dungunya kita. Kalau … Lanjutkan membaca Teknologi Maju, Teknologi Mundur

Iklan

Belajar Menjadi Pionir dari Raket Penghancur Nyamuk

oleh : Em Amir Nihat Alkisah di suatu desa terpencil terjadi wabah penyakit demam berdarah. Orang-orang disana semua panik dan ketakutan apalagi musim penghujan juga belum kunjung reda sehingga membuat genangan air semakin banyak. Nyamuk sangat suka sekali dengan genangan air, tempat kumuh ataupun lorong-lorong selokan. Diutuslah para dokter dadakan ke desa itu. Dokter menganjurkan … Lanjutkan membaca Belajar Menjadi Pionir dari Raket Penghancur Nyamuk

Hadiah dari Paslon Nomer Tujuh

oleh : Em Amir Nihat Pemilihan Kepala daerah memang selalu mendebarkan. Bukan hanya soal gembiranya para masyarakat menyambut tetapi momentum ini pihak-pihak banyak diuntungkan seperti jasa pembuatan kaos, sablon, tukang bikin baliho, tukang demo bayaran dan juga bisingan knalpot motor anti tilang hanya akan ada pada saat-saat seperti ini. Maka disamping menikmati orasi paslon yang … Lanjutkan membaca Hadiah dari Paslon Nomer Tujuh

Empat Janji Pemilu Damai

oleh : Em Amir Nihat 1. Sebagai rakyat dan juga pengakuan sebagai manusia sosial ( yang butuh manusia lain) maka saya memutuskan untuk berdamai dengan siapapun sebab perbedaan pilihan calon itu hanya bagian sangat kecil dari waktu-waktu kehidupan kita. Takaran pemilu jika dibandingkan dengan keluarga, masyarakat dan juga Negara tidak bisa disamakan sebab takaran memikirkan … Lanjutkan membaca Empat Janji Pemilu Damai

Piala Dunia Waktunya Belajar Menjadi Saudara

oleh : Em Amir Nihat Demam Piala Dunia menjalar keseluruh dunia. Alangkah Indahnya jika hal ini sebagai pengerat persaudaraan antar manusia. Supaya manusia belajar asal usulnya. Agar mengerti bahwa manusia adalah bersaudara. Berasal dari inti yang sama yakni Nabi Adam As dan Ibu Hawa. Terpenting lagi jangan sampai kita menodai keindahan ajang Piala Dunia dengan … Lanjutkan membaca Piala Dunia Waktunya Belajar Menjadi Saudara

Tetes 102 : Islam Identitas atau Islam Kualitas ?

oleh : Em Amir Nihat Seseorang boleh dan memang disuruh untuk bersaksi bahwa ia seseorang muslim. Inilah pengakuan Islam dari manusia. Kita sebut saya syahadat. Namun manusia dituntut tidak hanya syahadat tapi membuktikan kesyahadatannya. Maka Tuhan memberi klu yakni Rukun Islam. Siapapun saja tidak bisa disebut Islam kalau praktik kesehariannya tidak menjalankan Rukun Islam. Demikian … Lanjutkan membaca Tetes 102 : Islam Identitas atau Islam Kualitas ?