Tikus Zaman Now

oleh : Em Amir Nihat

Musim panen padi telah tiba, Prokul yang sedang menikmati ac alami yakni semilir angin di tepian sawah dengan bangga meminum kopi dan rokokan serta lomba juara makan gorengan. Mungkin hal seperti ini sangat diinginkan orang kampung yang diperantuan.

Jatmiko : Seharusnya orang kota berterimakasih sama kita. Nasi tidak ujug-ujug jadi nasi. Untuk sampai kota perlu jadi benih lalu tumbuh padi lalu dimasak lalu jadi nasi. Dalam perjalanan menuju kota pun nasi biasanya diantar pakai truk. Artinya manusia memang makhluk sosial. Tidak ada yang benar-benar kaya sebab ia masih butuh orang lain untuk menjadi kaya.

Prokul : Ah ia juga ya. Woyyy lihat tuh

Prokul dan Jatmiko melihat tikus sedang berlari di kabel listrik lampu penerang jalan.

Jatmiko : Ayo kita bunuh tikus itu, Kul!

Prokul : Nanti dulu Jat. Ia lagi melakukan sesuatu

Jatmiko : Apaan?

Prokul : My Kabel My Adventure. Tikus juga butuh liburan ternyata jat.

Jatmiko : Njirrr. Kabel mania. Mantaaaapp

Hahahaha