Romantika Kopi Bajingan 13 : Menyikapi Hujan

oleh : Em Amir Nihat

Hujan mengguyur deras Desa Secadipa, nyaris kehidupan di desa ini hanya nyanyian suara air hujan yang jatuh ke tanah, percikannya menandakan bahwa ada apa dibalik hujan ini. Kok Hujan terus menerus, apakah ini musimnya ataukah memang Tuhan punya rencana lain dibalik seringnya hujan. Sementara nyatanya ada hikmah yang terkandung didalam air hujan itu. Hujan adalah saat yang pas untuk berdoa karena termasuk waktu yang mustajab.

“Bukankah kalau hujan turun kita disunahkan berdoa, Allahumma shayyiban haniyya wa shayiiban nafi’a ( Ya Allah, Jadikanlah hujan ini terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat). Semoga saja dengan berdo’a nanti kesudahannya hujan menjadi berkah dan manfaat. Kalau buat kita semoga air cukup di sawah dan semoga saja tidak banjir. Kalaupun nanti banjir, pasti ada yang salah dengan sungai kita. Mungkin penuh sampah, tersumbat atau memang posisi sungai yang terlalu tinggi daripada rumah-rumah kita.” Pak Cokro memulai

Sedangkan Pram dan Tan sedang menutup matanya, mereka merasa damai dengan datangnya hujan. Apalagi bau tanah hujan rasanya beda. Serasa bisa menentramkan hati dan pikiran.

“Tetapi kalau hujan terus-terusan bisa-bisa nanti banjir?” Pak Chairil menggerutu

“Jangan begitu Pak Chairil. Aku mau berbagi sedikit cerita tentang hujan. Ternyata Rosululloh SAW juga pernah berdoa untuk memindahkan Hujan lho. Gini do’anya.” Ucap Pak Cokro sambil menengadahkan tangannya, berlagak seperti sedang berdoa. Atau memang barangkali dia sedang berdo’a sungguhan.

Allahuma hawalayna wa la’alayna, Allahumma ‘alal akami wa thirobi, wa buthunil audiyyati wa manabitissyajari. Yang artinya : ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami dan jangan turunkan kepada kami untuk merusak kami. Ya Allah turunkanlah hujan di dataran tinggi, beberapa bukit, lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.”

Pram yang sudah membuka matanya, sambil rokokan dulu. Kini dia ikut komentar.

“Aku mengambil pelajaran dari do’a Rosululloh yang memindahkan hujan itu. Manusia hanya bisa berdoa dan berharap, kuasa ada di tangan Tuhan. Tetapi seberapa banyak prosentasi kita yang mau membaca do’a tersebut saat hujan. Andaikan semua masyarakat berdo’a, InsyaAllah nantinya hujan jadi rahmat dan berkah. Dan semoga saja tidak menjadi banjir.” Ucap Pram

“Saya malah memikirkan begini, coba kenapa di desa sering hujan dan di kota malah jarang. Prediksi saya, sebab di desa itu kan masih banyak pepohonan jadi pepohonan kan juga dapat rezeki yakni air. Mereka juga dapat jatah nikmat air. Lain sama di kota yang justru sangat langka dengan pepohonan.” Tanya Tan

“Itu Cuma dugaanmu saja, Tan. Buktinya di ibukota sering banjir dan hujan. Intinya pertama, kita harus berdoa dulu semoga hujan ini mendatangkan kebaikan kalau tidak semoga Allah memindahkan hujan ke hutan atau yang banyak pepohonannya persis seperti do’a Rosululloh. Kedua, Jangan menyalahkan hujan dan jangan membenci hujan sebab hujan adalah rezeki dari Allah. Kalau misalnya kita sedang bepergian lupa tidak membawa jas hujan, tiba-tiba hujan dan kita marah dan membenci hujan maka kita telah bersalah sebab menyalahkan hujan. Padahal kesalahan pada kita karena kita lupa tidak membawa jas hujan. Kan sekarang musim hujan, jadi kalau bisa ya bawa terus jas hujan kalau bepergian naik kendaraan. Juga harus hati-hati dan jangan ngebut dan tergesa-gesa. Keselamatan adalah yang utama.” Pak Cokro memungkasi

Kini sambil menikmati kopi bajingan, mereka menghafal do’a-do’a hujan dan berusaha husnudzon dengan datangnya hujan. Justru walau hujan terus menerus mereka tetap bersyukur sebab itu semua adalah kehendak Allah yang memang harus disyukuri manusia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s