Bulan: November 2017

Bandaramu Itu Nerakaku

oleh : Em Amir Nihat Namaku Tancil. Semenjak datang program pembangunan Bandara di Kotaku. Aku agak senang tetapi kecewa juga. Senangnya, orang-orang berduit alias orang kaya bisa dengan mudah pergi menggunakan pesawat tanpa pernah mau mengaku bersalah bahwa dulunya bandara itu ada luka dan kekejaman sewaktu pembuatannya, sedangkan kami yakni orang kecil hanya bisa memandang … Lanjutkan membaca Bandaramu Itu Nerakaku

Iklan

Dilema Poligami : Nafsu Semata atau Membela Perjuangan Islam

oleh : Em Amir Nihat Izinkan saya untuk menjelaskan apa yang ada dipandangan fikiran saya, jika salah maka luruskan saya dan jika memang itu benar maka pasti itu datangnya dari Allah. Jadi, atas dasar itulah maka permohonan maaf kepada semua yang membaca ini jika sekiranya malah tidak setuju. Perbedaan itu wajar, saya pun memaklumi selama … Lanjutkan membaca Dilema Poligami : Nafsu Semata atau Membela Perjuangan Islam

Jangan Sampai Kita Dikendalikan oleh Televisi

oleh : Em Amir Nihat Apa tujuan awal siaran televisi ? berita atau jualan. Jualan itu bukan hanya barang bahkan informasi, debat, reality show, rumpi, gosip, berita, film dan sinetron. Semua itu bernilai jualan. Semua itu bernilai menjual alias laku sebagai tontonan masyarakat. Jika masyarakat tidak bisa berdaulat sebagai penonton maka ia akan mudah baper … Lanjutkan membaca Jangan Sampai Kita Dikendalikan oleh Televisi

Anak Petani Yang Mencari Guru & Tersesat Di Rimba Perkotaan

oleh : Em Amir Nihat Pertama, Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh guru di Indonesia. Bukan hanya guru di akademisi tetapi juga guru agama, guru silat, guru kehidupan atau siapapun yang berjasa buat manusia lainnya. Itulah guru. Guru disebut dengan “digugu lan ditiru” maka siapapun yang ucapannya bisa dipercaya dan perilakunya menjadi teladan itulah … Lanjutkan membaca Anak Petani Yang Mencari Guru & Tersesat Di Rimba Perkotaan

Saat Kecintaan Terhadap Politikus Melebihi Kecintaan Kepada Nabi

oleh : Em Amir Nihat Kepala adalah simbol tubuh. Kepala adalah monitar pertama menilai secara fisik. Kepala itu bisa berarti pemimpin, penguasa atau seseorang yang sebagai ketua perwakilan bersama. Maka sumbu dasar perubahan zaman di kehidupan manusia (walau hakekatnya adalah Tuhan juga yang melakukan) tetapi pemimpin diberi amanah, klausal , wewenang untuk mengurusi kelompoknya. Sehingga … Lanjutkan membaca Saat Kecintaan Terhadap Politikus Melebihi Kecintaan Kepada Nabi

Definisi Wajib & Sunah yang Lebih Kuat

oleh : Em Amir Nihat Selama ini kita mengenal definisi sunah adalah sesuatu yang dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak berdosa. Ini memang benar tetapi kurang mempunyai daya gedor untuk menyemangati beramal maka seharusnya dirubah menjadi, sunah adalah sesuatu yang dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan itu rugi. Kata “rugi” punya daya … Lanjutkan membaca Definisi Wajib & Sunah yang Lebih Kuat