Sajak Kekecewaan SetNov

oleh : Em Amir Nihat

Lebih licin daripada sutra, lebih lihai daripada tupai
Kini dengan lawak baru, papa itu lolos lagi
Ada apa dengan hukum di negeri ini ?
Apakah memang nyata bahwa hukum bisa dibeli ?
Masihkah kita harus mengangkatnya sebagai juru rakyat kembali ?
Masihkah kita harus percaya pada yang katanya wakil rakyat baik hati ?

Ku hela nafas yang panjang
Tuk terus berusaha menerjang
Ada kalanya memang kita harus berteriak lantang
Usir koruptor lewat barisan genderang

Ku coba membisingkan gelisah pada rakyat
Tuk terus memaksa pemimpinnya taat
Alangkah ngerinya suaraku hanya bualan sesaat
Udarakan lawan koruptor hanyalah guyonan rakyat

Tandai saja papa dan partainya
Ngapain memilih yang hanya bikin pening kepala
Papa itu memang kini menang di dunia
Namun ada saat dimana rimba menyapa

Jika KPK menerjang dengan sengatan bukti-bukti
Maling rakyat bikin acara dikebiri
Jika tipikor tak bisa diduiti
Ada prapengadilan yang bisa disuapi

Papa itu memang terbilang maling kelas elit
Skenariokan kalau harus dibikin sakit
Tapi rakyat sudah terlanjur melilit
Ucapan sang papa hanyalah kumpulan bulshit

Selamat berbahagia wahai koruptor
Sukses dan tentram dari duit kotor
Teruskan saja kau molor-molor
Bila perlu tonton manusia yang hanya memakai kolor

Demikian sajak kekecewaan dari rakyat biasa
Mosi tidak percaya kepada penguasa
Yang merindukan bersatunya rakyat dan mahasiswa
Mengulang lagi kekuatan dari jutaan suara

Satu tanggapan untuk “Sajak Kekecewaan SetNov

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s