Ketika Semua Hal Harus Diparkir

Oleh : Em Amir Nihat

Prokul tiba-tiba marah, usut punya usut habis ditagih duit sama tukang parkir

Prokul : Tukang parkir si musuh jailangkung lagi-lagi datang… Shit

Jatmiko : Jangan marah-marah gitu, Kul. Tidak baik itu, lebih baik kita marahin saja

Prokul : Mereka itu musuhnya Jailangkung, Jat. Datang tidak diantar, pulang mau dijemput

Jatmiko : Kadang kesel juga sih. Entah dari mana munculnya, kalau kita mau pergi tiba-tiba nongol Si Tukang Parkir itu.. uluran tangannya itu horor banget

Prokul : Di Dunia Parkir gak ada rumus waktu. Dekat atau jauh, lama atau sebentar, matik atau racing. Semua tetap dua ribu. Nyesek juga sih kalo cuman parkir kurang dari semenit harus bayar dua ribu. Mirip toilet umum, Jat

Jatmiko : Mendingan itu kalo pakai motor, adek saya yang baru setahun pakai kursi roda bayi aja dimintai parkir

Prokul : Wahaha. Gila juga ya. Kursi Bayi aja sampai diparkirin. Nasib…Nasib..

2 tanggapan untuk “Ketika Semua Hal Harus Diparkir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s