Suara Kemunafikanku

oleh : Em Amir Nihat

Kau meneriakiku pertapa sunyi
Suara-suara penuh gelombang bersemedi
Tidak, Suara angin kian membisu

Aku ini bajingan
Aku ini Anjing
Sebelum dibalut kemewahan dan kepalsuan

Aku ingin hidup seribu tahun lagi
Bersama kenangan di udara sepi
Jangan cari namaku di pasar-pasar
Jangan cari namaku di Masjid-masjid
Carilah namaku didalam dirimu

Aku ini Sampah
Aku ini kepalsuan
Sebelum Tuhan membungkusku dengan seribu akal

Aku ingin mati sekarang jua
Bersama sepi yang kian menyiksa
Ingatlah mati adalah hidup
Sedangkan hidup adalah kematian

Nama adalah belenggu kepalsuan
Api yang menggrogoti tiap abu-abu kebaikan
Nama adalah kemunafikan
Sang lalai dikala hembusan nafas bercampur dengan sayatan pisau belati yang tajam
Merobek-robek Tubuh ini yang kian memberhalai

Tidak, Aku tidak mati
Salamku untuk Tuhan yang Maha Sepi
Iya, Aku tidak hidup
Cuma Tuhan yang hidup, sedang yang lainnya mati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s