Jeritan Hati Tertikam

Oleh : Em Amir Nihat

Pembual di keheningan malam
Merendahkan masa demi masa dengan congkak
Hati nurani menjerit berteriak
Kembalilah padaku
Ayo kembali dekap aku

Sementara mulut penuh bisa tak biasa
Mata penuh reca tak berkaca
Tangan penuh luka tak dinyana
Kaki penuh dunia tak bahagia

Fikiran gelap nan lemah
Menguntit dibelakangnya cerobong-cerobong kemunafikan
Berbaur bersama suara surga kepalsuan

Merintih

Memelas

Terbuang

Hingga fajar pagi menjadi saksi
Akan jalan sunyi yang tiada akan pernah bertepi
Walau suara bisu ini terngiang kesana kemari