Maksiat yang Setan pun Tidak Suka

oleh : Em Amir Nihat Pada suatu sore di pinggiran pantai, Prokul sedang mancing mania. Ia sendirian disana, duduk khusyu menunggu kail pancingnya disambar ikan. Di tengah - tengah menunggunya, setan bersliweran di kepala. "Hai tukang mancing. Adakah perbuatan buruk yang tidak saya sukai?" Tanya setan "Ada " jawab Prokul singkat Setan tertawa - tawa, … Lanjutkan membaca Maksiat yang Setan pun Tidak Suka

Ringan tapi Berat serta Protokol Hajatan di Era Covid19

oleh : Em Amir Nihat Saat sedang jeda istirahat di Pabrik. Saya berbincang -bincang dengan teman tentang Corona dan Suatu yang ringan tapi berat. Sambil rokokan, teman saya melempar pertanyaan, "Suatu yang ringan tapi berat, apa coba?" "Waaah apalagi tuh. Ringan tapi berat. Gak tahu saya. Nyerahlah. Apa coba?" Teman saya lalu menjawab, dengan berlagak … Lanjutkan membaca Ringan tapi Berat serta Protokol Hajatan di Era Covid19

Candu Maya

oleh : Em Amir Nihat Selamat datang di dunia fantasi, kawan-kawan. Sebuah dunia yang akan membuatmu terhipnotis sampai-sampai kau dilahap olehnya. Seperti narkoba, ia akan membuatmu kecanduan Menjeratmu dan melumpuhkan semangatmu Seperti anjing, kabel cesan adalah tali pengekangmu Rebahan adalah hidupmu ! Nyawamu adalah gadgetmu! Peta besar dunia tak bulat lagi karena kini menjelma persegi … Lanjutkan membaca Candu Maya

Hadiah dari Allah khusus untuk Umatnya Nabi Muhammad SAW

oleh : Em Amir Nihat Gus Baha dawuh bahwa sebagai manusia kita pasti melakukan dosa dan luar biasanya Nabi Muhammad SAW diberi hadiah oleh Allah bahwa umatnya belum melakukan dosa sudah ada perjanjian bahwa pasti diampuni oleh Allah. Artinya kesalahan manusia itu pasti dan Allah mengampuni, syaratnya kita harus sering berdoa رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ … Lanjutkan membaca Hadiah dari Allah khusus untuk Umatnya Nabi Muhammad SAW

Jalayin dan Curhatan Ibu – Ibu Pedesaan

oleh : Em Amir Nihat Jalayain sedang mendengar curhatannya orangtua desa yang kelimpungan akibat sekolah online di rumah. Bukan hanya karena susahnya beli handphone dan beli kuota namun karena akses sinyal pun susah. Artinya ada anggaran besar-besaran dari Pemerintah untuk kuota internet dirasa percuma. Lha wong gak ada sinyal emang bisa digunakan? "Kalau tujuannya dapat … Lanjutkan membaca Jalayin dan Curhatan Ibu – Ibu Pedesaan

Puisi untuk Ibu

oleh : Ricky Andreans Riptanto Bagai malaikat menjelma manusia Engkaulah jiwa jiwa perkasa Pembentuk akhlak akhlak dunia Yang pertama mengenalkan kata dan rasa Membedakan terpuji dan tercela Kesabaranmu begitu luas menyamudra Menenggelamkan luka dan derita derita Kesucian doamu mengguncang cakrawala Mengetuk pintu - pintu langit Sang kuasa Ibu... Engkau adalah kata tak terjelaskanku Puisi tak … Lanjutkan membaca Puisi untuk Ibu

Nasihat Ibu pada Anaknya tentang Caranya Bahagia

oleh : Em Amir Nihat Sang arunika pagi mengundang cakrawala, Membawa angan, serta angin. Sejuk semilir menerpa raga Terkatup-katup kalbu membawa rindu pada ibu terkasih karena jiwa meringis merona sembilu maka segera dilampiaskan rindu itu pada telepon. Diketiknya nomer telepon sang ibu. Sang anak yang sedang dilanda kegalauan dan duka nestapa hendak mencurahkan segala isi … Lanjutkan membaca Nasihat Ibu pada Anaknya tentang Caranya Bahagia

Rindu Berdarah – Darah

oleh : Em Amir Nihat Badai rindu ini menenggelamkan jiwaku Aku terseok-seok berdarah-darah bertahan dan tak bisa melawan Air mata selalu banjir meneteskan tangisan - tangisan cinta Kini aku merasakan sakitnya penyesalan Dihujam bayang - bayang parasmu yang sedang bercinta dengan kekasihmu Setiap hari aku bermandikan air mata asmara Aku dilanda kerinduan padamu, berdarah-darah Ya … Lanjutkan membaca Rindu Berdarah – Darah