Jamaah Pamung Nepotismeyah

oleh : Em Amir Nihat Pemerintah Desa Negeri Kritiong telah sepakat akan membuka pendaftaran calon pamong baru. Ada empat posisi yang akan direbutkan dalam kompetisi ini sebab pamong sebelumnya sudah masuk masa pensiun. Sudah udzur waktunya diganti. Layaknya pohon yang sudah lapuk maka perlu regenerasi bibit-bibit baru. Tetapi bibit-bibit pun juga harus dipilah dan dipilih … Lanjutkan membaca Jamaah Pamung Nepotismeyah

Iklan

Tragedi Kuda Goyang

oleh : Em Amir Nihat Pak Ali adalah Pemilik kuda goyang di Desa Rejokari. Kesehariannya selain melatih kudanya goyang juga merangkap sebagai pelatih musik pengiring kuda. Beliau rajin dan semangat menggapai mimpinya ; Tukang Ahli Kuda goyang. Berkat tangan dingin Pak Ali banyak pemuda tanggung kini sudah ahli bermain musik dan siap tampil kalau-kalau diundang … Lanjutkan membaca Tragedi Kuda Goyang

Mindset Feminim yang Membuat Wanita Masih Melakukan Posisi Menyamping Saat Dibonceng Memakai Motor

oleh : Em Amir Nihat Anggapan bahwa wanita kalau dibonceng harus dalam posisi menyamping alias nyempli sering menjadi biang keladi kecelakaan motor. Padahal posisi ini jelas tidak aman sebab posisi motor pun menjadi tidak seimbang. Apalagi mayoritas Wanita Indonesia memakai rok panjang yang tentu posisi biker menjadi berbahaya sebab kain rok bisa nyangkut ke jari-jari … Lanjutkan membaca Mindset Feminim yang Membuat Wanita Masih Melakukan Posisi Menyamping Saat Dibonceng Memakai Motor

Oase 23 : Belajar Sejarah Mbahnya Manusia

oleh : Em Amir Nihat Belajar sejarah layaknya menarik busur panah semakin jauh ke belakang maka semakin kuat daya kencang busur tersebut. Yang berarti semakin optimis dan luas untuk melangkah ke depan. Dari itulah kita harus belajar Sejarah. Mari kita belajar sedikit tentang Nabi Adam As. "Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya, kemudian … Lanjutkan membaca Oase 23 : Belajar Sejarah Mbahnya Manusia

Melihat Masa Kini, Demi Masa Depan, Berbekal Masa Lalu

oleh : Em Amir Nihat Apakah yang kamu lihat wahai Akal? Mengapa hanya melihat kebahagiaan masa lalu Mengapa kamu cumbui masa silam Tanpa merasakan nikmatnya sekali lagi Kau setubuhi zaman dengan bayang-bayang memori Apakah yang kamu lihat wahai tubuh? Hari ini kamu hidup dan Saat ini Kamu Hidup Masa lalumu telah menjadi sisa sepi Kamu … Lanjutkan membaca Melihat Masa Kini, Demi Masa Depan, Berbekal Masa Lalu

Oase 22 : Membudayakan Pertanyaan Mengapa dan Bagaimana

oleh : Em Amir Nihat A : Saya punya handphone, bisa digunakan untuk telepon, maukah anda membelinya ? B : Setiap orang punya keinginan untuk bisa berkomunikasi jarak jauh maka kami berusaha mewujudkan hal itu dengan tekad dan semangat untuk berbagi maka kami ciptakan handphone. Anda mau membelinya ? Dari dua orang ini tentu kita … Lanjutkan membaca Oase 22 : Membudayakan Pertanyaan Mengapa dan Bagaimana