Filosofi Rebahan

oleh : Em Amir Nihat "Kebanyakan Rebahan mengurangi kemajuan tapi Kekurangan Rebahan menambah keremukan"

Catatan Perjalanan : Kenduri Cinta Januari “Avenger Almighty”

oleh : Em Amir Nihat Alhamdulillah, Kenduri Cinta edisi Januari dengan Tema "Avenger AlMighty" saya bisa hadir. Padahal jadwal agenda KC biasanya Hari Jumat kedua, setelah melihat Kalender Kerja saya pesimistis karena di hari itu memang saya harus "macul" kerja, namun tiba-tiba jadwal KC diundur Hari Selasa. Horee.. saya libur dan saya pun menunaikan kegembiraan … Lanjutkan membaca Catatan Perjalanan : Kenduri Cinta Januari “Avenger Almighty”

Pemimpin Indonesia Sekarat Moral ?

oleh : Em Amir Nihat Di Negara yang katanya kedaulatan rakyat diatas segalanya ternyata semakin memperjelas fakta bahwa rakyat tidak boleh mengkritik yang berefek besar bahkan untuk membangun fondasi keadilannya sendiri pun tidak bisa sehingga akhirnya hanya bisa ngelus dada / prihatin akan keadaan di negeri ini tanpa bisa merubah keadaan yang carut marut ini. … Lanjutkan membaca Pemimpin Indonesia Sekarat Moral ?

Ada Apa dengan Label “sunnah” Hari Ini ?

oleh : Em Amir Nihat Label "sunnah" yang dicantumkan ke apapun dengan niatan supaya lebih islami dalam pandangan kulit luar saja tentu bisa jadi pengkaburan fakta bahwa tanpa label sunnah pun asalkan sesuai syariat sudah termasuk memenuhi unsur sunnah. Misalnya kini ada dai sunnah dan kajian sunnah yang merujuk pada dai-dai kalangan salafi dan wahabi … Lanjutkan membaca Ada Apa dengan Label “sunnah” Hari Ini ?

Wahai Banjir Mengapa Kamu Datang ?

oleh : Em Amir Nihat Wahai banjir mengapa kamu datang ? Kamu menerjang pemukiman ibukota berlarian bagai gumpalan besar yang perkasa Memuntahkan comberan plastik, mobil, motor, dan kepentingan manusia lainnya Airmu pun keruh dan sepertinya kamu sedang sakit, jawablah.. Aku ingin mendengar keluh kesahmu.. Apa gara - gara kami yang sibuk memperkosa alam dan menimbun … Lanjutkan membaca Wahai Banjir Mengapa Kamu Datang ?

Menyimpan Perpecahan

oleh : Em Amir Nihat Menyimpan perpecahan juga berarti menjaga kerukunan sedangkan menjaga kerukunan itu bagian dari menjaga umat dari kehancuran Jika ada perselisihan antar umat, golongan, ormas, dsb redamlah dengan cara tidak membesar-besarkan masalah, dan juga lihatlah diri kita masing-masing, jika kita bisa menyelesaikan masalah itu maka bicaralah jika kita sepertinya tidak bisa menyelesaikan … Lanjutkan membaca Menyimpan Perpecahan